Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2016

Pilihan

“Hidup itu pilihan”, ujar segelintir manusia. Mau tidak mau, setiap hari manusia dipaksa untuk membuat pilihan. Memilih beranjak dari kasur atau kembali menarik selimut. Memilih melangkahkan kaki dengan perut kosong atau sejenak menjejalkan sesuatu ke mulutnya. Memilih menyantap hangatnya nasi, manisnya susu, atau gurihnya sehelai roti gandum. Hingga akhirnya manusia itu memilih menyelesaikan pekerjaannya sampai pagi, menikmati waktu malam, atau memberi kesempatan tubuhnya untuk mengisi tenaga.  Beberapa pilihan dipilih dengan sederhana dan tanpa pikir panjang. Sebagian lagi dipilih dengan waktu dan pikiran yang sangat panjang. Pilihan yang akan merubah hidup manusia itu di masa depan.  Permasalahannya apapun pilihan seorang manusia, mau tidak mau, ia sendiri yang menanggung akibatnya. Bagaimana pilihan itu akan berakibat untuknya, baik, buruk, bagus, jelek, untung, rugi. Permasalahannya adalah semua manusia tidak tahu apakah pilihan yang ia buat akan membawa ia kemana. B...