Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2015

Aku di Perut Bumi

Tak ada hingar bingar Jauh dari kebisingan Sepi dan sunyi Merengkuh jiwa Meluruhkan hati Membasahiku dengan kesejukan Bayang bayang tak terbayang Gelap terang berjalan jauh Tetesan air menjadi lagu Tak ada manusia lain Setidaknya dalam ruang ku berpijak Kubunuh satu-satunya cahaya lampu Dan kemudian perut bumi ini menjadi sempurna Setidaknya sampai manusia lain datang Hanya ada aku dan Tuhan dalam benakku