Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2015

Negeri Dongeng

Di negeri dongeng, akhir manis selalu dicintai. Padahal sebenar-benarnya negeri dongeng terkadang perlu akhir yang pahit. Karena tidak asik merasakan manis dari sebuah gula yang memang sudah manis. Seperti kopi yang pahit tapi asik kalau diminum, seperti itulah hidup. Asik ketika kamu bisa merasakan rasa tersembunyi dari pahitnya kopimu.  Pahit manis hanya rasa yang dipersepsikan oleh otakku, otakmu, otak dia secara berbeda. Bagiku sayur ini asin, bagimu tidak, bagi dia sudah pas. Maka rasa hidupmu otak mu sendiri yang menentukan. Kamu bahagia atau tidak itu keputusan otakmu. Bahkan di negeri dongeng sekalipun.

Warna

Bukan angin, melainkan hujan Sayap-sayap putih patah Namun layu dulu Hancur kemudian Membaur bersama tanah-tanah merah basah Setiap warna lahir karena sebab Sayap masih berbeda dengan tanah Putih tetap putih Merah tetap merah Berdampingan membentuk harmonikanya sendiri